WAJAH2 BARU DI SURABAYA

Wajah lamanya dikemanakan?


Darmo Trade Center (DTC), Plaza Tunjungan (TP), kawasan perbelanjaan Delta Plaza, dan bangunan-bangunan modern lainnya nampak makin menghiasi wajah Kota Surabaya. Kemunculan bangunan-bangunan yang sifatnya menguntungkan diatas ternyata harus dibayar mahal, tentunya dengan hilangnya situs sejarah yang dikenal sejak dulu.
Apakah anda tahu bahwa didekat DTC terdapat Pasar tradisional Wonokromo? sebuah kawasan yang merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari warga lokal dan memiliki nilai historis tersendiri, sepertinya kalah tenar dengan Pusat Perbelanjaan yang baru-baru ini dibangun di area tersebut.
Delta Plaza yang menjadi shopping centre ternyata merupakan bekas rumah sakit CBZ. Dan masih banyak lagi situs sejarah lain yang kini tinggal riwayat.
Bayangkan saja....

Pasar Tradisional Wonokromo merupakan Saksi Bisu suatu kisah masa lalu yang penting keberadaanya bila kita berbicara masalah kebudayaan. Image Soerabadja Tempoe Doeloe tentu saja kontras dengan Surabaya Masa Kini. Namun, hal itu tidak hanya berujung pada kekinian dan zaman dulu. Semuanya, merupakan suatu kesatuan akan image kota itu sendiri.
Haruskah warga Surabaya masa kini lupa akan masa lalu yang begitu bersejarah? Tidak bisakah petinggi-petinggi kita berupaya menciptakan inovasi dan menata ulang kota tanpa harus menghilangkan bangunan-bangunan historis?
Berbagai elit sejarawan menggugat minimnya parhatian pemkot akan pelestarian budaya di Indonesia
Tilik saja komentar Sukaryanto, Dosen sejarah UNAIR mengenai (SK) yang dikeluarkan Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/251/402.1.04/1996 dan Nomor 188.45/004/402.1.04/1998. Bahwa SK tersebut hanya berkesan sebagai pernyatan jumlah bangunan cagar budaya dan mungkin masih dalam taraf hiasan dinding daripada ditindaklanjuti secara nyata, serta belum memuat aturan pelaksanaan CagarBudaya di Surabaya.
Bagaimana bisa sejarah yang merupakan komponen pendukung lahirnya suatu bangsa dianggap sebagai hal yang remeh-temeh?
Tidak ingatkah kita bahwa…….
Tidak Akan Ada Masa Kini Tanpa Adanya Masa Lalu?
Mungkin memang ada benarnya Pemkot bersikeras mewujudkan Kota Surabaya menjadi kota yang peka terhadap teknologi dan mendunia. Segalanya harus berkembang seiring perkembangan zaman.
Sangat ditekankan bahwa melestarikan peninggalan nenek moyang merupakan amanat yang harus kita jaga agar dapat tetap eksis sampai ke generasi yang akan datang.
Lestarikan Budaya Di Surabaya.

JAYALAH SURABAYA!!

posted by Andhika @ 7:36 PM,

2 Comments:

At June 15, 2007 at 8:30 PM, Blogger Edi Psw said...

Pasar Surya di Jl. Embong Malang katanya juga mau diganti dengan Pertokoan Modern. Padahal, pasar itu pernah meninggalkan kenangan lagu "Rek ayo rek, mlaku-mlaku nang Tunjungan...". Bagaimana Pemkot Surabaya?

 
At June 16, 2007 at 9:54 PM, Blogger Andhika said...

yah..
nanti jadi begini pak..
"rek ayo rek..mlaku2 nang Tunjungan (PLASA)..

PARAH YA!!!
Truz..NAsib Surabaya seLAnjutnya..BAgaimana???

somebody heLp!!!!

 

Post a Comment

<< Home

Tentang Kami .....

Andhika Kurniawanto
(WebDeveloper & Reporter)

Andhika adalah seorang web desainer pemula yang masih dalam tahap pengembangan diri dalam mengapresiasikan idenya dalam pembuatan suatu web. Sejak kecil, dia memang sangat berbakat dalam hal mengutak atik-entah mengutak atik apa-. Sekarang dia sedang tergila gila dengan yang namanya Blogger. Meskipun ilmunya pas-pasan, dia tetap berusaha mengutak atik template yang diperolehnya hingga seperti ini.
"Mengedit template blogger ternyata begitu menyenangkan!"

Shefti L. Latiefah
(article writer)

Shefti adalah seorang jurnalis dadakan yang hobi memainkan pena semenjak SMP.karyanya memang tidak terkenal seperti Mira W. atau N.H Dini..terlalu jauh MUngkin dari level para Novelis bahkan sastrawati seperti itu. Corat-coret di notes sepertinya sudah menjadi "penyakit Jiwa" yang sulit dihilangkan. Biarpun kemana2 ga bawa duit, asalkan ada pena dan notes kecil saja, dia sudah senang sekali. Setiap hal kecil yang ada dipikirannya selalu diekspresikan lewat tulisan, baik cerpen maupun catatan yang ditulis di bungkus kue sekalipun! yang penting bisa menulis. Blog yang saat ini sedang digeluti adalah sebuah Catatan Harian tentang keluarganya yang diramu dengan bumbu2 humor sehingga bisa menjadi "Refreshment Stories" yang Recommended!

Sepercik Kisah....

Surabaya,sebuah kota yang familiar dengan sebutan Kota Pahlawan, yang telah eksis semenjak 714 tahun silam, sebutan "Kota Pahlawan" nampaknya tidak lagi menggaung dalam peradaban warga Surabaya sendiri. Artinya, Surabaya masa kini, tak ubahnya seperti Kota-kota besar lain yang mengejar ketenaran lewat perkembangan Teknologi dan Tren Dunia. Akankah Surabaya akan kehilangan jati dirinya?dengan meninggalkan ciri yang selama ini melekat erat dan sangat membumi dalam hati warga Surabaya. Gugatan dan sedikit Solusi kami tawarkan dengan dukungan artikel-artikel dari para sejarawan yang kami kutip dari Warta Berita KOMPAS serta PIKnet. Semoga dapat memberikan sedikit referensi dan pengetahuan akan keberadaan situs-situs sejarah di kota kita tercinta ini!

Kontak kami!

Cukup kirim email kamu ke:
andhikakurniawanto@yahoo.co.id
onyezshei66@yahoo.com


free web hit counter image
hit-counter-download

Web This Blog

Blog Spesial Untuk..

Arsip-Arsip

Post-post kemarin

Link Lainnya

Komunitas



Didukung Oleh

Powered by Blogger

make money online blogger templates

Add to Technorati Favorites

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape